Berita

Lakukan Penipuan, Oknum Guru MTS di Amankan Polsek Gampengrejo

Tribratanewskediri. MJ, warga Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Gampengrejo. Pria yang bekerja sebagai guru di salah satu MTs di Kediri ini dilaporkan atas dugaan penipuan dengan modus penerimaan CPNS.

Pelapor adalah Sukardi (60) warga Desa Doko, Kecamatan Ngasem. Informasi yang dihimpun Koran Memo dugaan penipuan tersebut dilakukan pada Oktober 2016 lalu. Pelaku menawarkan jasa bisa meloloskan menjadi Pegawai Negeri di sebuah salah satu rumah sakit di Kota Kediri.

Korban tak lain adalah Atik, anak Sukardi yang saat itu sedang mencoba mendaftar sebagai pegawai di rumah sakit. MJ kemudian mendatangi rumah Sukardi dan menawarkan jasa jika bisa menjadikan Atik sebagai pegawai negeri.

Namun untuk menjadi pegawai negeri tersebut Sukardi harus membayar sejumlah uang yaitu sebesar Rp 85 juta. Sukardipun tertarik dan membayar uang kesepakatan sebesar Rp 30 juta. Selang beberapa pekan, Sukardi melunasi uang pelunasan agar menjadi PNS di rumah sakit tersebut.

Setelah ditunggu beberapa lama, Sukardi tidak mendapatkan kepastian akan kelanjutan putrinya menjadi seorang PNS. Setelah dilakukan pengecekan di rumah sakit tersebut, diketahui tidak ada lowongan menjadi PNS. Mengetahui menjadi korban penipuan, Sukardi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gampengrejo.

Sementara itu Kapolsek Gampengrejo AKP Muklason membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Gampengrejo. Apabila terbukti, pelaku akan dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

“Pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Unit Reskrim Polsek Gampengrejo,” tegas AKBP Muklason.

back to top