Berita

Operasi Patuh Semeru 2019, Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

Tribratanewskediri. Polres Kediri terus melakukan razia untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam satu pekan Operasi Patuh Semeru 2019, Polres Kediri mencatat 1.235 pelanggaran. Pelajar masih mendominasi pelanggaran.

Dari data yang dihimpun Satlantas Polres Kediri, selama satu pekan sejak 29 Agustus hingga 4 September tercatat 1.235 pelanggaran. Angkat tersebut turun 31,16 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 tercatat 1.794 pelanggaran.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K mengungkapkan menurunnya angka pelanggaran dikarenakan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sebagian masyarakat mulai menyadari akan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan menggunakan kelengkapan saat berkendara.

Meski demikian, angka pelanggaran di tingkat pelajar mengalami peningkatan. Dari data yang tercatat sebanyak 619 pelajar terkena tilang. Angkat tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat 417 pelajar tertilang. Sementara pelanggar tertinggi kedua adalah karyawan atau swasta yang tercatat 595 pelanggar.

Untuk menekan angka pelanggaran di tingkat pelajar Satlantas Polres Kediri terus melakukan upaya. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada para pelajar di sekolah-sekolah. Mereka diminta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi alat keselamatan saat berkendara.

“Anggota kita terus melakukan sosialisasi kepada pelajar akan keselamatan berlalu lintas. Kita juga menghimbau pelajar untuk menggunakan angkutan umum saat ke sekolah,” ungkap AKBP Roni.

AKBP Roni menambahkan pelanggar masih didominasi oleh pengendara sepeda motor. Sementara untuk jenis pelanggaran yang tertinggi adalah pengendar di bawah umur yang tercatat 561 pelanggar, tidak menggunakan helm yang tercatat 398 dan melawan arus sebanyak 184 pelanggar.

 

back to top