Berita

Petugas Identifikasi Polres Kediri Melakukan Rekontruksi Ulang Kasus Pembunuhan Anggota Fatayat NU, Kecamatan Badas

Tribratanewskediri. Rekontruksi kasus pembunuhan BN (38) warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, akhirnya dilakukan Polsek Pare, Rabu (24/7). Sebanyak 26 adegan dilakukan dalam peristiwa tersebut. Adegan tersebut lebih banyak dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam penyidikan.

Rekontruksi dimulai dari adegan dimana SG naik angkot menuju Kecamatan Badas. Dia kemudian mengendarai ojek untuk mencari rumah yang akan menjadi sasaran aksi kejahatannya.

SG pun berhenti di area persawahan dan menunggu situasi aman. Pelaku kemudian masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakang rumah. Pelaku langsung mengambil barang berharga milik korban yang ada di lemari.

Pelaku kemudian menuju kios yang dimana di tempat tersebut ada BN beserta anaknya sedang tidur. Pelaku mengambil uang receh yang ada di dalam kios dan keluar. Saat itulah BN terbangun dan mengetahui pelaku.

Pada adegan ke 19 dan 20 digambarkan dimana SG memukul BN menggunakan linggis di bagian kepala. Putra BN yang menjadi saksi kejadian itupun terbangun. Pelaku meminta putra korban kembali tidur dan pelaku melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Ambuka Yudha mengungkapkan rekontruksi ini dilakukan untuk memperjelas kronologi kejadian. Mengenai adanya perbedaan jumlah rekontruksi dengan BAP hal tersebut merupakan hal yang biasa.

“Perbedaan jumlah adegan antara BAP dengan saat rekontruksi itu hal yang biasa. Hal itu untuk mempertegas kronologi,” tegas AKP Ambuka.

AKP Ambuka menambahkan adanya tambahan adegan tersebut akan ditambahkan pada BAP tambahan. Sehingga berkas perkara akan dilengkapi sesuai dengan hasil rekontruksi sebelum kembali dikirim ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Sebelumnya pihak kepolisian telah menggelar rekonstruksi di halaman Mapolsek Pare. Namun saat rekonstruksi tidak mengundang keluarga korban dan LBH NU Kabupaten Kediri selaku pendamping keluarga korban. Pihak kepolisian akhirnya kembali menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian.

Untuk diketahui kasus pembunuhan BN ini terjadi pada juni 2018 lalu. Setelah satu tahun, polisi baru bisa mengamankan SR (40) warga Lingkungan Pulosari, Kelurahan/Kecamatan Pare.Tersangka diamankan setelah beraksi mencuri dan tepergok korban di Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare.

back to top