Berita

Ribuan Kendaraan Tertilang Selama Ops Patuh

Tribratanewskediri. Upaya Polres Kediri dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas tampaknya mulai membuahkan hasil. Dari hasil Operasi Patuh Semeru 2019, presentasi angka pelanggaran lalu lintas mulai menurun. Jumlahnya mencapai 21,20 persen dari tahun sebelumnya.

Dari data yang dihimpun Satlantas Polres Kediri, selama dua pekan sejak 29 Agustus hingga 11 September tercatat 2.877 pelanggaran. Angkat tersebut turun 21,20 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 tercatat 3.651 pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu Indarto mengungkapkan menurunnya angka pelanggaran dikarenakan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sebagian masyarakat mulai menyadari akan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan menggunakan kelengkapan saat berkendara.

Meski demikian, Satlantas Polres Kediri akan terus melakukan upaya penekanan angka pelanggaran lalu lintas khususnya dikalangan pelajar. Salah satu cara dengan melakukan sosialisasi ke sekolah dan melakukan tindakan-tindakan tegas kepada para pelajar yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

AKP Hendry menerangkan selama Operasi Patuh ini angka pelanggaran di tingkat pelajar mengalami peningkatan. Dari data yang tercatat sebanyak 1.398 pelajar terkena tilang. Angkat tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat 761 pelajar tertilang. Sementara pelanggar tertinggi kedua adalah karyawan atau swasta yang tercatat 1.412 pelanggar.

“Anggota kita terus melakukan sosialisasi kepada pelajar akan keselamatan berlalu lintas. Kita juga melakukan tindakan tegas berupa tilang kepada pelajar yang tidak mematuhi aturan lalu lintas,” ungkapnya.

AKP Hendry menambahkan pelanggar masih didominasi oleh pengendara sepeda motor. Sementara untuk jenis pelanggaran yang tertinggi adalah pengendar di bawah umur yang tercatat 1.248 pelanggar, tidak menggunakan helm yang tercatat 869 dan melawan arus sebanyak 445 pelanggar.

back to top